Menjelang berlangsungnya Munas VII Kadin Indonesia, asosiasi-asosiasi pengusaha menyatakan dukungan atas pencalonan Rosan Perkasa Roeslani sebagai Calon Ketua Umum Kadin Indonesia. Dukungan tersebut, disampaikan Yukki Nugrahawan Hanafi, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) saat Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (5/11/2015).

“Besok, kami dari asosiasi-asosiasi dunia usaha akan berdialog dengan Pak Rosan untuk mendengarkan paparan visi-misi dan program Beliau,” terang Yukki yang bertindak selaku juru bicara para ketua asosiasi yang berkumpul.

Dia menjelaskan, hingga saat ini dukungan atas pencalonan Rosan Roeslani sudah mencapai 60-70 persen dari 192 asosiasi yang tergabung di Kadin Indonesia. Salah satu tolak ukurnya adalah kinerja Rosan selama menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perbankan & Finansial.

“Selain itu, Pak Rosan juga merupakan sosok pengusaha muda yang sukses di berbagai bidang bisnis yang digelutinya. Kiprahnya selama menjabat WKU Bidang Perbankan & Finansial juga sudah menunjukkan kinerja yang positif,” papar Yukki.

Dia menambahkan, sebagai pengusaha sukses, Rosan aktif membesarkan bisnis-bisnis pemula dan UKM-UKM. Bukti konkretnya terlihat melalui lembaga pembiayaan Palapa Nusantara Berdikari. Lembaga pembiayaan di bawah bendera Kadin ini aktif menyalurkan bantuan modal kepada UKM-UKM di berbagai daerah. Bantuan tersebut terbukti mampu mengangkat kiprah UKM-UKM lokal untuk masuk ke pasar ekspor.

Rosan juga aktif berkomunikasi dengan para pelaku usaha, termasuk kami-kami yang hadir di sini. Dia turun langsung ke daerah-daerah untuk berkomunikasi dan melihat perkembangan ekonomi daerah,” sambung Anton R Santoso, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Indonesia (APERSI)

Pernyataan tersebut dibenarkan Nofel Saleh Hilabi dari Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (APJATI). Nofel mencontohkan, dalam dialog dengan APJATI, Rosan menunjukkan perhatian tidak hanya pada perusahaan pengirim tenaga kerja tapi terutama pada para pekerja di Luar Negeri.

Sementara itu, Waketum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Tatyana menyatakan keyakinan jika Rosan adalah sosok yang tepat untuk memimpin Kadin. Menurut dia, Kadin adalah institusi yang memayungi dunia usaha, termasuk asosiasi-asosiasi yang tergabung di dalamnya. Karena itu, Ketum Kadin haruslah seorang yang mampu mengakomodasi berbagai kepentingan dunia usaha.

“Termasuk di dalamnya ya keterwakilan perempuan di Kadin. Kami yakin Pak Rosan mampu memenuhi komitmen terkait pelaku usaha dari kalangan perempuan,” ungkap Tatyana.

Yukki menjelaskan, Munas VII Kadin akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat pada 22-24 November 2015. Pada saat bersamaan akan diadakan pemilihan ketua umum baru. Terdapat 192 asosiasi yang tergabung di bawah naungan Kadin Indonesia. Dari jumlah tersebut hanya 30 asosiasi yang mendapatkan hak sebagai pemilih (voter) pada Munas nanti. Ke-30 asosiasi tersebut akan ditentukan dalam konvensi khusus yang akan digelar sebelum munas berlangsung.