Rosan Perkasa Roeslani adalah salah seorang pengusaha papan atas nasional. Namanya juga telah mengglobal, terutama saat menjadi salah satu dari trio Indonesia yang mengakuisisi klub sepak bola ternama, Internazionale Milan. Kini, pria kelahiran Jakarta 46 tahun silam ini merupakan Chairman Grup Recapital dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial.

Bisnis dan dunia wirausaha, sebagaimana diakui Rosan, bukan merupakan nature dari keluarganya. Ayahnya adalah seorang dokter, demikian pula beberapa saudaranya. Hanya Rosan seorang yang menekuni dunia bisnis. Semuanya berawal dari pendidikan yang ditekuninya seusai menamatkan pendidikan SMA.

Seusai meraih gelar di bidang Administrasi Bisnis dari Amerika Serikat, Rosan kembali ke Tanah Air pada 1993. Dia kemudian sempat menjadi pekerja di bidang perbankan sebelum melanjutkan pendidikan S-2. Studi dilanjutkan ke Antwerpen European University di Belgia. Gelar MBA untuk bidang International Business Management sukses diraih Rosan dengan predikat Cum Laude. Pada 1996 dia kembali ke Indonesia.

Bersama dua sahabatnya, Sandiaga Uno dan Elvin Ramli, Rosan mulai merintis usaha sebagai penasihat keuangan (finansial advisors). Perusahaan yang dirintis sejak 1996 itu akhirnya resmi berdiri pada 1997 dengan nama PT Republik Indonesia Funding, yang lebih dikenal sebagai Finance Indonesia.

Segmen wirausaha yang sempat dicibir sejumlah orang itu akhirnya membuahkan hasil manis. Krisis ekonomi yang menerpa Indonesia sejak akhir ’97 menuntut perusahaan-perusahaan nasional untuk mencari orang-orang yang mampu menyehatkan kembali perusahaan dan bisnis yang dikelola. Krisis pun berubah menjadi berkah bagi Rosan cs. Berawal dari kantor kecil seluas 70-an meter persegi di Gedung Tifa, Setiabudi, Jakarta, Finance Indonesia mulai mencuri perhatian para pemilik modal besar.

Meski demikian, berkah tidak datang begitu saja tanpa kerja keras. Perlu waktu lima tahun, kata Rosan, untuk benar-benar menyiapkan fundasi yang tepat bagi perusahaannya. Pada tahun 2002, Indonesia Finance berganti nama menjadi Recapital. Dari sebuah perusahaan penasehat keuangan kecil, Recapital menjadi perusahaan besar, terkemuka, dan kompeten dalam hal kerja sama strategis, manajemen aset keuangan dan investor.

“Suatu saat kami ngobrol, kita bisa mendatangkan investor untuk membantu perusahaan-perusahaan yang tidak sehat. Mengapa kita tidak mendatangkan investor untuk perusahaan kita juga?” ungkap Rosan.

Ide inilah yang mencetuskan gagasan untuk memperluas lini bisnis. Dengan finansial dan perbankan sebagai leading sector, bisnis Recapital semakin menggurita dengan memasuki sektor-sektor lain di bidang industri. Pertambangan, infrastruktur, properti, hingga media dan komunikasi menjadi sektor yang dirambah. Di sektor finansial, Recapital hadir melalui Recapital Securities, Recapital Asset Management, Global Sarana Lintas Artha, Recapital Life Insurance (Relife), Recapital General Insurance (Reguard), Bank Pundi. Selain itu, Recapital pun merupakan salah satu pemilik Bank Kesejahteraan Ekonomi dan Capitalinc Investment.

Rosan Roeslani dan Sandiaga Uno, pendiri Recapital Group

Rosan Roeslani dan Sandiaga Uno, pendiri Recapital Group


Di bidang infrastruktur perusahaan Rosan menjadi salah satu yang terdepan di Indonesia melalui Acuatico Group dalam penyediaan dan distribusi air bersih. Melalui lengan bisnis Aetra Air Indonesia, Acuatico hadir di Jakarta dan Tangerang. Acuatico juga menjadi penyuplai air bersih untuk Ho Chi Minh City. Acuatico juga menyediakan infrastruktur air terpadu khusus untuk memasok air minum di kompleks Rasuna Epicentrum dengan nama Rasuna Eco Park.

Di bidang properti, Rosan melalui Recapital memiliki Grandkemang Hotel di kawasan elit Jakarta, Losari Spa Retreat – Coffee Plantation Hotel di Jawa Tengah, serta dua resort di Bali, yaitu The Edge Villa di Uluwatu dan The Hill Resort di Ubud. Properti teranyarnya adalah Pulau Karang Beras di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Di bidang Media dan Telekomunikasi, Recapital hadir melalui Alberta Media. Selain itu, Recapital merupakan pemegang saham PT Mahaka Media. Mahaka adalah perusahaan yang berkecimpung dalam penerbitan surat kabar, penerbitan majalah, outdoor media/papan reklame, animasi, jaringan radio, portal, dan bisnis teknologi informasi.
Pada sektor pertambangan, nama Recapital muncul sebagai salah satu pemegang saham Bumi Plc. Salah satu anak perusahaannya adalah Bumi Mineral Sumber Daya (BRM), sebuah perusahaan pertambangan yang memproduksi logam mulia dan logam dasar.

Demikianlah, dari lima orang staf, dari ruang seluas 70 meter persegi, Rosan telah sukses mengembangkan perusahaannya hingga memiliki lebih dari 24.000 staf dengan kantor yang tersebar luas hingga ke mancanegara.
Rosan juga aktif dalam bidang organisasi. Sejak awal menyemplungkan diri di dunia bisnis, Rosan telah bergabung dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Seiring bertambah usia dan pengaruh, Rosan dipilih menjadi pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) periode 2010-2015. Sesuai bidang keahliannya, Rosan dipercayakan sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan dan Finansial. Salah satu karya nyata dan aspiratif Rosan dalam mengemban jabatan ini adalah berdirinya PT Palapa Nusantara Berdikari. Perusahaan ini bertujuan membantu pembiayaan UKM-UKM potensial di seluruh Nusantara melalui pemodalan.cover-story-biskom-juni2015 - RPR

Title: Profil Rosan Perkasa Roeslani