[JAKARTA] Kadin masa depan harus dapat memosisikan diri sebagai mitra sejajar dengan pemerintah. Tak hanya itu, Kadin juga harus dapat menjadi lembaga pemberi informasi penting terkait kondisi pengusaha langsung di lapangan. Itulah segelintir harapan yang dilontarkan Rosan Roeslani, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

“Sebagai wadah dari asosiasi dan dunia usaha Indonesia, Kadin sangat bergantung pada sikap kooperatif pemerintah, khususnya dalam regulasi-regulasi yang berhubungan dengan perdagangan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/11).

Rosan mengatakan bahwa Kadin harus dapat memberikan masukan positif kepada pemerintah. Ditambah lagi, dirinya akan memosisikan Kadin sebagai mitra sekaligus pemberi informasi penting terkait kondisi dunia usaha.

“Paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah memberi efek signifikan bagi keberlangsungan usaha. Namun, hingga paket kebijakan VI belum menyentuh pada persoalan jangka pendek, seperti pelemahan rupiah, terkurasnya cadangan devisa, dan harga saham yang berguguran,” katanya.

Kendati demikian, menurut Rosan hal itu harus ditanggapi secara positif dan Kadin harus terus memberikan ide-ide kepada pemerintah untuk dapat mengatasi persoalan. “Dalam keadaan yang mendesak dan krisis, saya mendorong pengusaha di berbagai daerah untuk tetap mengembangkan potensi meski dalam iklim ekonomi yang melemah. Saya optimistis dengan perkembangan dunia usaha di daerah,” ujarnya.

Ditambahkan, masih terdapat beberapa sektor yang harus diperhatikan untuk membangun ekonomi industri di berbagai wilayah. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan membangun infrastruktur dengan mencukupi kebutuhan listrik.

Sumber: Suara Pembaruan